Baca Juga
Cacingan - Biasanya orang yang mengalami cacingan terjadi sebab kurangnya menjaga kebersihan sehingga memungkinkan telur-telur cacing akan masuk ke dalam lisan dan hidup di dalam usus manusia, biasanya belum dewasa yang kurang menjaga kebersihan ketika bermain di luar akan rentan tertular penyakit cacingan ini.
Cacing yang hidup di dalam usus akan bertumbuh, kawin dan bertelur kembali didalam perut si penderita, dan larva ini akan menjadi belum dewasa cacing dan masuk menembus dinding usus lalu masuk ke dalam anutan darah serta paru-paru dan sebagian akan masuk ke kerongkongan dan tertelan kembali ke dalam usus.
Sebagian orang masih menganggap enteng penyakit cacingan ini namun kalau penyakit cacingan ini dibiarkan terus menerus maka dapat menggangu kesehatan tubuh sebab cacing akan mencari makan dengan menyerap sari makanan dan gizi yang masuk ke dalam tubuh sehingga si penderita akan mengalami kekurangan gizi dan tubuh menjadi lemah.
Tanda-tanda secara umum kalau seseorang terkena cacingan:
Jenis-jenis cacing yang mampu hidup di dalam tubuh manusia:
1. Cacing kremi:
Jika seseorang kurang menjaga kebersihan tangannya ketika makan maka cacing ini akan mudah masuk dalam tubuh, pada umumnya cacing ini sering terjadi pada anak-anak, cacing ini sebagian akan keluar dengan sendirinya bersamaan dengan keluarnya feses namun sebagian lainnya akan hidup di dalam usus kecil dan usus besar dan bergerak ke adegan dubur.
Cacing ini berwarna putih dengan panjang sekitar 3 hingga 5 mm dan cacing kremi cukup umur mampu hingga 10 mm dengan ukuran yang kecil dan halus ibarat benang, cacing ini menempel pada dinding usus dan juga disekitar lipatan dubur, biasanya si penderita akan mengalami gatal di dubur pada malam hari.
2. Cacing gelang:
Jika seseorang kurang menjaga kebersihan ketika makan atau minum atau kalau anda makan dengan menggunakan tangan eksklusif tanpa menggunakan sendok apalagi kalau tangan anda belum dicuci bersih dengan sabun ada kemungkinan telur cacing gelang akan masuk ke dalam tubuh, sehingga telur ini akan menetas menjadi larva selanjutnya anak cacing bergerak ke dinding usus, paru-paru, jalan masuk bronkial, tenggorokan dan kembali ke usus dan menjadi cukup umur bertumbuh, kawin dan berkembang biak menghasilkan telur-telur gres dalam waktu 2 bulan.
Cacing gelang ini akan hidup di dalam tubuh insan hingga 1 hingga 2 tahun dengan ukuran mampu mencapai 10 hingga 30 cm, cacing ini paling sering menginfeksi tubuh manusia, dan kalau bertelur dapat menghasilkan hingga 240 ribu telur dalam sehari.
Biasanya cacing gelang ini banyak diderita oleh belum dewasa yang sering bermain diluar tanpa menggunakan bantalan kali atau makan sesuatu tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
3. Cacing cambuk:
Cacing ini ditularkan melalui makanan daging yang mengandung larva cacing cambuk dengan ukuran yang sangat kecil sekitar 1 hingga 2 mm. kalau anda gemar mengkonsumsi daging, apalagi kalau daging itu belum benar-benar matang maka resiko terkena cacing cambuk akan lebih besar.
Larva dari cacing cambuk ini akan berkembang biak hingga 6 minggu, anak cacing ini akan bergerakdan masuk dalam anutan darah, jaringan tubuh dan juga sel otot rangka lurik.
Gejala umum infeksi cacing cambuk yaitu nyeri otot, demam dan edema.
4. Cacing tambang:
Cacing ini mempunyai ukuran sekitar 8 hingga 15 mm dan hidup dalam usus, seringkali cacing ini menggigit didinding usus dan menimbilkan pendarahan serta meracuni penderita.
Cacing ini dapat masuk ke dalam tubuh lemat makanan yang dimakan sebab kurangnya menjaga kebersihan tangan selain itu cacing tambang ini dapat masuk ke dalam tubuh menembus kulit telapak kaki.
Cacing tambang akan menetas di tanah yang lembab dan ketika menetas menjadi anak cacing akan masuk ke telapak kaki menembus kulit selanjutnya masuk ke dalam anutan darah, sebab itu biasakan untuk selalu menggunakan bantalan kaki ketika berjalan di luar terutama di tanah yang lembab untuk menghindari cacing tambang masuk lewat telapak kaki.
Gejala umum seseorang terinfeksi penyakit cacing tambang ini adalah, wajah pucat, mual, sakit kepala, tubuh lemah dan nafas sesak.
Cacing pita
Cacing ini berbentuk pipih ibarat pita dengan kepala kecil dengan kait yang berfungsi untuk meletakkan diri pada dinding usus tubuh manusia, tubuhnya beruas-ruas yang juga berfungsi mengeluarkan telur-telur baru, selain dalam tubuh manusia, cacing pita ini juga dapat hidup dalam tubuh hewan ternak.
Cacing pita terdiri dari 2 jenis yaitu:
Cacing yang hidup di dalam usus akan bertumbuh, kawin dan bertelur kembali didalam perut si penderita, dan larva ini akan menjadi belum dewasa cacing dan masuk menembus dinding usus lalu masuk ke dalam anutan darah serta paru-paru dan sebagian akan masuk ke kerongkongan dan tertelan kembali ke dalam usus.
Sebagian orang masih menganggap enteng penyakit cacingan ini namun kalau penyakit cacingan ini dibiarkan terus menerus maka dapat menggangu kesehatan tubuh sebab cacing akan mencari makan dengan menyerap sari makanan dan gizi yang masuk ke dalam tubuh sehingga si penderita akan mengalami kekurangan gizi dan tubuh menjadi lemah.
| Cacingan |
- Berat tubuh mengalami penurunan, Cacing yang hidup didalam tubuh insan akan memakan sari-sari makanan dan gizi pada tubuh si penderita, sehingga si penderita akan mengalami kekurangan gizi, kurus dan perut buncit serta IQ mengalami penurunan, dikarenakan cacing hidup dan berkembang biak di dalam usus maka usus mengalami nyeri dan pembengkakan.
- Diare dan nyeri pada perut, beberapa jenis cacing hidup di dalam jalan masuk pencernaan akan memakan sari-sari makanan sehingga perut akan mengalami nyeri, nafsu makan menjadi hilang dan juga si penderita dapat mengalami diare .
- Anemia, beberapa jenis cacing yang hidup di dalam tubuh insan biasanya akan menyerap sari-sari makanan dan juga darah sehingga menyebabkan si penderita akan mengalami kekurangan darah ditandai dengan tubuh lemah, lesu dan malas untuk beraktifitas.
- Batuk yang tidak sembuh-sembuh, beberapa jenis cacing dapat hidup didalam paru-paru seseorang sehingga menyebabkan sipenderita mengalami batuk yang tidak sembuh-sembuh.
Jenis-jenis cacing yang mampu hidup di dalam tubuh manusia:
1. Cacing kremi:
Jika seseorang kurang menjaga kebersihan tangannya ketika makan maka cacing ini akan mudah masuk dalam tubuh, pada umumnya cacing ini sering terjadi pada anak-anak, cacing ini sebagian akan keluar dengan sendirinya bersamaan dengan keluarnya feses namun sebagian lainnya akan hidup di dalam usus kecil dan usus besar dan bergerak ke adegan dubur.
Cacing ini berwarna putih dengan panjang sekitar 3 hingga 5 mm dan cacing kremi cukup umur mampu hingga 10 mm dengan ukuran yang kecil dan halus ibarat benang, cacing ini menempel pada dinding usus dan juga disekitar lipatan dubur, biasanya si penderita akan mengalami gatal di dubur pada malam hari.
2. Cacing gelang:
Jika seseorang kurang menjaga kebersihan ketika makan atau minum atau kalau anda makan dengan menggunakan tangan eksklusif tanpa menggunakan sendok apalagi kalau tangan anda belum dicuci bersih dengan sabun ada kemungkinan telur cacing gelang akan masuk ke dalam tubuh, sehingga telur ini akan menetas menjadi larva selanjutnya anak cacing bergerak ke dinding usus, paru-paru, jalan masuk bronkial, tenggorokan dan kembali ke usus dan menjadi cukup umur bertumbuh, kawin dan berkembang biak menghasilkan telur-telur gres dalam waktu 2 bulan.
Cacing gelang ini akan hidup di dalam tubuh insan hingga 1 hingga 2 tahun dengan ukuran mampu mencapai 10 hingga 30 cm, cacing ini paling sering menginfeksi tubuh manusia, dan kalau bertelur dapat menghasilkan hingga 240 ribu telur dalam sehari.
Biasanya cacing gelang ini banyak diderita oleh belum dewasa yang sering bermain diluar tanpa menggunakan bantalan kali atau makan sesuatu tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
3. Cacing cambuk:
Cacing ini ditularkan melalui makanan daging yang mengandung larva cacing cambuk dengan ukuran yang sangat kecil sekitar 1 hingga 2 mm. kalau anda gemar mengkonsumsi daging, apalagi kalau daging itu belum benar-benar matang maka resiko terkena cacing cambuk akan lebih besar.
Larva dari cacing cambuk ini akan berkembang biak hingga 6 minggu, anak cacing ini akan bergerakdan masuk dalam anutan darah, jaringan tubuh dan juga sel otot rangka lurik.
Gejala umum infeksi cacing cambuk yaitu nyeri otot, demam dan edema.
4. Cacing tambang:
Cacing ini mempunyai ukuran sekitar 8 hingga 15 mm dan hidup dalam usus, seringkali cacing ini menggigit didinding usus dan menimbilkan pendarahan serta meracuni penderita.
Cacing ini dapat masuk ke dalam tubuh lemat makanan yang dimakan sebab kurangnya menjaga kebersihan tangan selain itu cacing tambang ini dapat masuk ke dalam tubuh menembus kulit telapak kaki.
Cacing tambang akan menetas di tanah yang lembab dan ketika menetas menjadi anak cacing akan masuk ke telapak kaki menembus kulit selanjutnya masuk ke dalam anutan darah, sebab itu biasakan untuk selalu menggunakan bantalan kaki ketika berjalan di luar terutama di tanah yang lembab untuk menghindari cacing tambang masuk lewat telapak kaki.
Gejala umum seseorang terinfeksi penyakit cacing tambang ini adalah, wajah pucat, mual, sakit kepala, tubuh lemah dan nafas sesak.
Cacing pita
Cacing ini berbentuk pipih ibarat pita dengan kepala kecil dengan kait yang berfungsi untuk meletakkan diri pada dinding usus tubuh manusia, tubuhnya beruas-ruas yang juga berfungsi mengeluarkan telur-telur baru, selain dalam tubuh manusia, cacing pita ini juga dapat hidup dalam tubuh hewan ternak.
Cacing pita terdiri dari 2 jenis yaitu:
- Cacing pita sapi, cacing ini yaitu cacing yang terbesar diantara cacing yang hidup dalam tubuh manusia, ukurannya mampu mencapai 8 meter dengan ciri cacing berwarna putih pucat, tanpa jalan masuk pencernaan, tanpa anus dan tanpa lisan dan biasanya dapat hidup hingga 25 tahun. Biasanya cacing ini akan hidup dalam tubuh hewan ternak yaitu sapi, kalau seseorang memakan dagin sapi ini yang dimasak tidak matang maka kemungkinan larva dari cacing ini akan menetas dan hidup dalam tubuh manusia. Gejala yang terjadi kalau seseorang menderita infeksi penyakit ini biasanya beliau akan mencicipi gejala mual dan ingin muntah.
- Cacing pita babi, cacing ini hidup dan berkembang biak dalam tubuh yaitu adegan jalan masuk pencernaan hewan babi.
- Wajah pucat
- Kepala pusing
- Badan menjadi kurus
- Nafsu makan berkurang
- Feses berlendir
- Mual
- Perut mulas
- Perut akan terasa sakit namun akan hilang setelah makan
- Biasakan untuk selalu menggunakan bantalan kaki, baik itu sendal atau sepatu ketika keluar rumah.
- Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan.
- Bersihkan makanan ibarat buah-buahan hingga bersih sebelum dimakan.
- Masaklah daging hingga matang menghindari larva dalam daging akan masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak.
- Jangan buang air besar disembarang kawasan ibarat dikali atau di kebun tapi gunakan WC yang bersih.
- Jangan biarkan lalat menghinggapi makanan, sebab kemungkinan lalat akan membawa telur cacing pada makanan yang dihinggapinya.
- Minumlah obat cacing yang sudah banyak dijual di toko obat atau apotik sesuai aturan yang sudah disarankan.
Tag :
Penyakit